Bencana...
tak ada yang menduga kapan terjadinya
Tak ada siapapun yang ingin mengalaminya
Pun, tak ada siapapun yang bisa menolak ketika bencana itu tiba-tiba datang
menyergap cepat
lalu gelap...
merenggut semuanya
Ah, ternyata
duka itu selalu saja sama rasanya
Apapun bangsanya [ Baca Lanjutannya ...]
Bunda Sakura : Antologi Kisah para Bunda di Jepang
Perbedaan negara dan budaya terkadang membuat sebagian umat muslim yang tinggal di Jepang merasa sulit beradaptasi, terutama dalam mengasuh anak-anaknya. Sebanyak 21 ibu-ibu Indonesia yang tergabung dalam Forum Lingkar Pena Jepang, membagikan pengalamannya dalam buku "Bunda Sakura" yang diterbitkan pada bulan Agustus 2011.
Buku "Bunda Sakura" berisi kumpulan kisah para ibu yang tinggal di Jepang, dan menceritakan pengalaman mereka untuk berusaha berbaur dengan masyarakat setempat namun tetap menjaga syariah Islam.
"Ini merupakan salah satu tantangan mendidik anak agar tidak keluar dari koridor Islam, meskipun tinggal di negara dengan budaya yang sama sekali berbeda. Buku ini menjadi media untuk berbagi cerita dengan ibu-ibu lainnya, " ujar Rahmayanti Helmi Yanuariadi, salah seorang penulis Forum Lingkar Pena (FLP) Jepang yang akrab disapa Emi, saat dihubungi Halo Jepang! pada Kamis (09/02).
Emi yang pindah ke Yokohama mengikuti suaminya sejak tahun 2007 menjelaskan, dalam mendidik dan mengajarkan anak, para ibu perlu aktif memberikan pengertian kepada lingkungan sekitar mengenai Islam. "Orang Jepang sangat terbuka dan mereka tidak akan melarang anak menjalankan sholat lima waktu atau mengenakan jilbab jika diberi pengertian," jelas Emi.
Emi juga bercerita mengenai pengalaman seorang teman, yang secara khusus memberi pengertian kepada wali kelas anaknya agar diberikan izin untuk bisa melakukan sholat di sekolah. Selain itu, mereka pun kerap memberikan penjelasan kepada warga Jepang mengenai penggunaan jilbab.
"Sebagai ibu kami bertanggung jawab merawat anak-anak termasuk menanamkan dan mempertahankan pendidikan Islam di dalam keluarga, mulai dari hal-hal sederhana seperti pengenalan sholat 5 waktu, penggunaan jilbab, membaca Al-quran, mengaji, hingga jenis makanan yang dilarang," jelas Emi.
Forum Lingkar Pena pertama kali dibentuk mahasiswa Fakultas Sastra Universitas Indonesia pada tahun 1997, hingga kini anggotanya hampir 5 ribu orang yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia, dan luar negeri seperti Jepang dan Hongkong.
Buku Bunda Sakura yang terbit sebanyak 179 halaman, dijual terbatas dengan harga Rp 50 ribu (wilayah Jakarta dan sekitarnya). Bagi warga yang berminat bisa mengirim pesan ke akun Facebook Rahmayanti Helmi Yanuardi, atau email This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. .
sumber: halo jepang
Gebyar Kreasi Seni Anak Bangsa - ACIKITA
LATAR BELAKANG KEGIATAN
Anak-anak Indonesia merupakan asset masa depan bangsa ini. Merekalah yang akan mengisi beragam profesi di bumi Indonesia. Untuk itu sangat tepat bila sejak dini potensi diri mereka digali dan ditumbuhkembangkan dengan baik. Energi positive mereka harus disalurkan melalui kegiatan yang dapat memupuk, meransang, mensupport dan lebih menumbuh suburkan potensi diri mereka. Lebih lagi setiap anak adalah unik, dan mempunyai potensi yang beragam.
Kami berpikir, sangat perlu ada sarana untuk menyalurkan kecakapan dini mereka, baik di dalam rumah, maupun di lingkungan. InsyaAllah dalam kegiatan ini, mereka akan bisa mengekspresikan minat, bakat dan potensi dirinya masing masing secara maksimal.
Maka berdasarkan pemikiran di atas, kami mengangkatkan acara “Gebyar Kreasi Seni Anak Bangsa 2”.
TUJUAN KEGIATAN
1. Sebagai sarana bagi para siswa untuk menggali, mengekspresikan dan menumbuhkembangkan kreatifitas dan potensi diri mereka.
2. Mengasah keterampilan dan inovasi siswa dalam menulis dan membuat konsep yang baik.
3. Sebagai sarana untuk memupuk rasa cinta dan peduli kepada tanah air dan Bangsa Indonesia.
4. Memotivasi para siswa agar bersungguh-sungguh dalam belajar.
5. Sebagai sarana untuk membina kejujuran, disiplin, sportifitas, dan peduli pada sesama di kalangan anak-anak Indonesia.
6. Sebagai ajang silaturrahmi antara sesama anak Indonesia, mereka adalah satu “Anak Indonesia”
7. Bagi mereka yang berada di luar negeri, kegiatan ini bisa lebih mendekatkan bathin mereka dengan tanah leluhurnya.
WAKTU PELAKSANAAN
Berbincang dengan ustadz Salim A Fillah
Forum Lingkar Pena Jepang bekerja sama dengan KMII-Jepang
mengadakan acara :
Tema : Tulisan yang Menghantar Cahaya
Hari : Sabtu, 23 Juli 2011
Waktu : 20.00 - 22.00 JST
Media : http://www.radiotarbiyah.net/listen.pls
Update: Lomba PPT di Negeri Sakura
Lomba Para Pencari Tuhan di Negeri Sakura


"Unfortunately, you can`t pass the entrance examination.
Buku Hikari No Michi mengungkap fakta-fakta proses pencarian kesejatian diri masyarakat Jepang yang bermuara pada agama. 
